Content Marketing: Sekilas Pandang

Pemasaran tradisional semakin tidak efektif dari waktu ke waktu. Pemasar yang berpikiran maju akan mengetahui dan mencari cara yang lebih baik. Alih-alih langsung menawarkan suatu produk atau layanan, pemasar yang baik justru terlebih dahulu melakukan identifikasi barang dan jasa yang diinginkan oleh sekelompok konsumen dengan menyediakan konten yang relevan dan bermanfaat bagi prospek dan pelanggan perusahaannya agar membantu memecahkan masalah mereka. Strategi pemasaran ini menunjukkan kepada calon konsumen bahwa Anda mengakui dan menghargai kemampuan mereka untuk mengevaluasi dan membuat keputusan untuk diri mereka sendiri.

Content marketing adalah proses membuat konten yang berharga dan relevan untuk menarik, memperoleh, dan melibatkan pasar. Ini menciptakan perhatian, menantang pemasar untuk menghasilkan konten menarik yang kelak meninggalkan kesan positif bagi pasar. Strategi pemasaran konten yang dibuat dengan baik menempatkan bisnis pada posisi opinion leader, membangun preferensi merek. Menyediakan konten yang bermanfaat dan menghibur dapat membentuk ikatan yang kuat antara merek dan pelanggan yang terus tumbuh atau disebut brand loyalty.

Secara tradisional, pemasar harus “berebut perhatian” dari media seperti melalui iklan bergambar di situs web, membuka stan di pameran, atau email promosi yang dikirim ke pihak ketiga. Content marketing, di sisi lain, memungkinkan pemasar untuk menjadi penerbit dengan membangun audience mereka sendiri dan menarik perhatian mereka. Dengan membuat dan mendistribusikan konten yang menurut pasar itu berguna, pemasar turut meningkatkan kesadaran dan preferensi merek dengan membangun hubungan kepercayaan dengan konsumen saat mereka bergerak melalui saluran penjualan (funneling). Ini juga merupakan strategi yang lebih murah daripada yang lain meskipun memiliki awal yang cenderung lebih lambat guna menjangkau peminat yang lebih besar. Terlepas dari jenis taktik pemasaran apa yang digunakan, content marketing harus menjadi bagian dari proses bisnis Anda, bukan sesuatu yang terpisah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *